Kafilah ini dipimpin oleh Nova Elfino, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok. Syarhil Qur'an, Musabaqah Syarhil Hadits, Pidato Bahasa Arab (Syarhil Hadits, Balaghah, dan Fahmil Hadits), Pidato Bahasa Inggris (Syarhil Hadits, Balaghah, dan Fahmil Hadits). Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Solok Selatan Novirman, berharap seluruh anggota Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 154: Merenungi dan Meneladani Spirit Hari Pahlawan. Bulan November memiliki memori tersendiri bagi bangsa Indonesia. Jika pada Bulan Oktober tepatnya 22 Oktober kita memperingati Hari Santri, maka 10 November kita memperingati Hari Pahlawan. Peristiwa 10 November dilatari oleh pertempuran dahsyat antara Rakyat Ayat Pertama: Surah Al-Isra Ayat 80 "Dan katakanlah: 'Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan masuk yang benar dan keluarkanlah aku dengan keluar yang benar, dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuatan yang menolongku." Ayat ini menggambarkan kesungguhan santri dalam memohon ampunan dan petunjuk kepada Allah SWT. BukuNarasi Syarhil Qur'an jilid pertama ini pada dasarnya merupakan kumpulan teks-teks Syarhil Qur'an baik yang penulis buat sendiri atau atas hasil revisi, rekonstruksi penulis terhadap teks-teks yang telah dibukukan oleh LPTQ Jawa Barat dan Banten. Contohteks syarhil quran | الحمد لله الذي خلق السماوات والأرض وأنبت فيها من كل. Akhlak rasulullah adalah al quran hr. Berikut adalah contoh mukadimah ala santri berbahasa indonesia. Contoh pidato narkoba assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. PengertianMusabaqah Syarhil Quran; Teks Syarhil Quran Terbaru. 1. Melestarikan Lingkungan Hidup Perspektif Al-Qur'an. DOWNLOAD TEKS MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP PERSPEKTIF AL-QUR'AN; 2. Membangun Etos Kerja Dalam Memajukan Bangsa. DOWNLOAD TEKS MEMBANGUN ETOS KERJA DALAM MEMAJUKAN BANGSA; 3. Peran Keluarga Dalam Membentuk Generasi Yang Qur'ani bttBJ. PEMIMPIN ZAMAN AKHIR Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Dewan hakim yang bijaksana Hadirin Yang berbahagia Salah satu topik yang banyak dibicarakan masyarakat saat ini adalah siapakah yang akan menjadi pemimpin kita selama lima tahun mendatang. Siapakah nantinya yang akan menjadi presiden bagi bangsa Indonesia. Sebagai orang yang beriman, tentu kita berharap, manusia yang memimpin kita adalah manusia yang baik, menjaga amanah, adil terhadap rakyatnya, dan berpihak kepada kaum muslimin. Dalam al-Quran, Allah telah menjelaskan di beberapa ayat, siapakah sosok pemimpin yang ideal dalam islam. Ketika Allah menceritakan proses pengangkatan Nabi Yusuf, sebagai bendahara Mesir, Allah menyebutkan bagaimana al-Aziz, pemuka mesir memuji Yusuf, Kemudian dilanjutan ayat, Yusuf alaihis salam menyatakan, “Jadikanlah aku bendaharawan negara Mesir; Sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan”. QS. Yusuf 54 – 55 Di sinilah kesempurnaan Yusuf alaihis salam, yang mencerminkan pemimpin ideal, Namun hadirin kenyataanya berbeda dengan keadaan pemimpin akhir zaman ini. Oleh karena itu pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan kami mengangkat tema “REALITA PEMIMPIN AKHIR ZAMAN” dengan landasan Al - Qur’an surat Al -Baqarah ayat 30 Artinya Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata "Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” Telah saya sampaikan diawal, bahwa sebenarnya manusia diciptakan menjadi seorang penguasa khalifah adalah untuk menjadikan bumi ini aman, nyaman, tentram, dan sejahtera. Tetapi kita lihat pada saat ini, realita telah berkata lain. Banyak pemimpin yang telah berbalik 180 o dari tujuan yang sebenarnya, pemimpin yang seharusnya menciptakan kesejahteraan, tetapi ia malah menciptakan kerusakan dimuka bumi ini. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al- Qur’an Surat Ar -Rum ayat 41 41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar. Saudaraku Yang Dirahmati Allah Ada sebuah kutipan yang berbunyi “ Apabila engkau ingin menyapu lantai yang kotor, maka lihatlah dulu sapunya, apakah bers ih atau kotor.” Maksud dari kutipan ini adalah apabila kita ingin membersihkan kejahatan-kejahatan yang ada dinegara kita misalnya, maka kita lihat dulu diri kita atau kalau bahasa kasarnya “ngaca dulu”. Kan banyak pemimpin sekarang yang kalau berkata itu terasa manis didengar tetapi pahit rasanya. Umpamanya, seorang bupati berkata “kita harus membersihkan negara kita dari Korupsi, babat habis para koruptor”, dengan ekspresi yang meyakinkan dan semangat yang membara, tapi sebenarnya, dirinya sendiri juga sering melakukan hal itu. Related PapersMultatuli mengibaratkan bumi Indonesia laksana jamrud yang berada di dataran khatulistiwa. Qurasish Shihab juga mengibaratkan tanah Indonesia laksana sekeping tanah sorga yang di hamaparkan di persada nusantara. Dua ungkapan tersebut menggambarkan bertapa indah dan hebatnya sumber daya alam yang kita miliki. Kita Negara kaya, sumberdaya kita potensisal, tanah kita pun subur, Namun kenyataannya masih banya rakyat yang berada dibawah garis kemiskinan, bayi-bayi kekurangan gizi, pelajar putus sekolah, bahkan rakyat mati menderita kelaparan. Mengapa hal ini terjadi? Ini disebabkan Sumber daya alam yang kita miliki belum dimanfaatkan oleh bangsa kita sendiri, melainkan dieksploitasi dikikis habis oleh bangsa-bangsa lain sebagai aksi penjajahan gaya baru. Bahkan akhir-akhir ini akibat kecongkakan tangan-tangan manusia itu sendiri yang dibungkus sains dan teknologi telah mengikis habis keramahan alam sehingga yang nampak adalah krisis lingkungan, polusi, malapetaka atomik, menipisnya lapisan ozon di atmospir, hingga ancaman terjadinya hujan api dibeberapa belahan dunia. Fenomena tersebut menandakan ketidak harmonisan hubungan manusia dengan alam raya, akibatnya dirasakan oleh manusia sendiri. Sebab " if the habitat was cared will give function but if not it would make destroy ". Jika alam lingkungan dipelihara akan berdaya guna tapi jika dibiarkan akan menimbulkan bencana. Demikianlah ungkapan Edwar Buckle dalam History Of Civilization in England. Melihat betapa pentingnya memelihara lingkungan tersebut, maka pada kesempatan ini kita akan membicarakan tentang, " Kewajiban Manusia Memelihara dan Memakmurkan Alam " , dengan rujukan firman Allah, surat al-Hijr ayat 19-20 Pada dasarnya buku ini lahir dari ketidakpuasan penulis terhadap para pengkhutbah era ini yang sering kali “sembarangan” dalam berkhutbah, dengan cara menghilangkan berbagai rukun yang seharusnya tidak boleh ditinggalkan karena akan merusak ibadah jum’at tersebut. Entah apakah karena lupa atau tidak tahu, atau memang berbeda prisnsip namun tidak mau untuk bertanya dan bertoleransi sebagai sikap penghormatan terhadap pola ditempat ia berkhutbah yang berbeda dengannya. Padahal sejarah telah mengajarkan tentang bagaimana harus saling menghormati di dalam beribadah meskipun berbeda secara prinsip. Contohnya adalah, kisah yang sangat populer di tanah Batavia, di mana Buya Hamka pada suatu hari dipertanggungjawabkan sebagai imam dan khatib di Masjid al-Azhar, Kebayoran, Jakarta Selatan. Akan tetapi saat itu seorang tokoh Nahdhatul Ulama’ NU Kiai Abdullah Syafie datang untuk shalat Juma’at di sana. Pada saat itu, begitu bahagia Buya melihat kedatangan tokoh ulama Betawi tersebut, dan akhirnya meminta beliau Kiai Abdullah untuk menaiki mimbar menggantikannya sebagai khatib. Buya juga meminta supaya adzan dikumandangkan sebanyak dua kali untuk menghormati kebiasaan yang diamalkan di masjid-masjid NU yang berpegang dengan mazhab al-Syafie. Jadi, bukan hanya mimbar Jumaat yang diserahkan, bahkan adzan pun ditambah menjadi dua kali, semata-mata karena Buya Hamka menghormati pendapat sahabatnya. Inilah contoh dua orang tokoh ulama Indonesia sejati yang ilmunya mendalam dan wawasannya luas. Siapa yang tidak mengenali Buya Hamka, pengarang kitab Tafsir al-Azhar yang hebat. Demikian juga siapa yang tidak mengenali Kiai Abdullah Syafi’i, salah seorang pengasas dan pemimpin Perguruan Asy-Syafi’eyah, di mana secara umumnya para ulama Betawi masa kini adalah murid-murid beliau. Untuk itu, melalui buku Kumpulan Khutbah ini, penulis ingin sekali mengingatkan kepada seluruh pengkhutbah di negeri ini agar dapat mengedepankan ilmu dan akhlak sehingga isi khutbah dapat masuk dan meresap di hati sanubari para pendengarnya dan di implementasikan dalam seluruh sendi-sendi kehidupannya. Oleh karenanya, intisari yang penulis masukkan di semua judul-judul khutbah di dalam buku ini merupakan refleksi Islam Indonesia yang berdasarkan pada sebuah kaidah fiqh al-muhafazhah ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah, yakni tetap menjaga tradisi keilmuan yang baik yang lahir dari di zaman salaf al-shalih, akan tetapi juga harus dapat merespon hal-hal baru modernitas yang baik yang hadir VETERAN Vol. 1 No. 6. Desember 2011 Salam Redaksi Majalah Veteran No. 6 Desember2011 ini diterbitkan pada bulan Januari 2012 karena menampilkan kegiatan HUT LVRI ke-55, yang dilaksanakan pada tanggal 2 Januari 2012. Di dalam edisi ini antara lain memuat biografi Letjen TNI Purn Purbo S. Suwondo, perihal Tantangan Masa Depan yang akan dihadapi oleh LVRI Pasca Veteran Pejuang yang secara alamiah akan meninggalkan kita semua, serta masih mengulas posisi Indonesia dalam Ketegangan yang memuncak di Asia Timur sebagai kelanjutan dari ulasan yang telah dimuat pada majalah terbitan Vol. 1 No. 5 September 2011. Dikenang pula perjuangan yang dilakukan oleh Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Supratman, Semangat Patriotisme John Lie pada masa perjuangan kemerdekaan, serta catatan dari Sukarelawan Guru pada masa Dwikora. Sebagaimana pada beberapa terbitan yang lalu kami mengharapkan untuk berbagi pengalaman dalam mengisi terbitan - terbitan yang akan datang, khususnya pengalaman – pengalaman dalam perjuangan kemerdekaan maupun perjuangan pembela serta pemikiran - pemikiran yang bermanfaat khususnya bagi generasi penerus dalam mengisi pembangunan Bangsa dan Negara. RedaksiRentang panjang perjalanan Ikatan Pelajar Muhammadiyah IPM selama ini berada di tengah liku-liku kehidupan kebangsaan dan keummatan yang mengalami proses deviasi-deviasi dari arus utamanya, untuk membangun kehidupan kebangsaan yang damai, adil, dan sejahtera. Eksistensi IPM pun, mengalami dinamika yang hampir serupa. Tentu tidak bisa dinafikkan, bahwa perjalanan IPM telah memberikan warna bagi entitas-entitas yang lain. Paling tidak IPM telah memberikan warna bagi dirinya, sehingga menampilkan sosok yang tampilmemberikan warna dinamis-progresif dalam melakukan perubahan cara pandang word-view, prilaku, ideologi gerakan dan lain-lain, yang telah memberikan artikulasi-reflektif-transformatif bagi pengembangan IPM. Di usianya yang sudah 52 tahun sejak kelahiran 18 Juli 1961, bukanlah waktu yang cukup untuk menunjukkan sebuah eksistensi yang established. Namun juga, bukan waktu yang singkat untuk mengukir sejarah pergerakan yang dinamis mengikuti arus besar perubahan yang memang cepat dan serba uncertainty ini. Lantas di usia sedemikian itu, apa yang sudah diperbuat IPM? Apa pula yang hendak dilakukan what next? Tentu jawabannya dikembalikan kepada pasukan inti IPM. Lantas, siapa stake holder itu? Jawabannya adalah kita semua, yang senantiasa harus bercermin dari realitas yang ada, untuk meyakini bahwa diri kita bukan entitas yang paling eksistensial, bahkan mungkin kalau mau jujur kita mungkin masih tertinggal dari yang lain. Contoh Teks Syarhil Quran. By admin posted on december 16, 2020. Web teks syarhil qur`an bahaya narkoba, miras dan judi.Contoh Teks Pidato Syarhil Quran from baca juga Tentu saja buku ini jauh dari. Assalammualaikum warahmatullaahi wa barakatuh, salam sejahtera bagi kita Kultum Dan Kajian Ceramah Singkat Tentang Teks Pembawa Acara Isra Mi Raj Singkat;Tentu Saja Buku Ini Jauh Teks Syarhil Qur`an Bahaya Narkoba, Miras Dan Judi.Khutbah, Kultum Dan Kajian mengingat keberhasilan beliau dalam memimpin, maka pada kesempatan ini kami akan membawakan sebuah syarahan yang berjudul “ kepemimpinan dalam konsep. Web teks syarhil quran kali ini saya akan mempublish 3 teks syarhil quran terbaik bisa didownload dimana teks ini pernah digunakan untuk perlombaan musabaqah. Oleh karena itu, untuk membahas Ceramah Singkat Tentang teks syarhil qur an tentang santri. Assalammualaikum warahmatullaahi wa barakatuh, salam sejahtera bagi kita semua. Ibu menjadi orang yang melahirkan kita ke Teks Pembawa Acara Isra Mi Raj Singkat;Sepenggal kisah, tentang aku, abiku dan kota malang; Para hadirin yang berbahagia, dalam kesempatan yang baik ini, marilah kita. Web baca juga Tentu Saja Buku Ini Jauh contoh teks msq generasi qurani. By admin posted on december 16, 2020. Web home » » naskah syarhil qur'anWeb Teks Syarhil Qur`an Bahaya Narkoba, Miras Dan Judi.Web syarhil qur'an menjadi salah satu cabang perlombaan yang bisanya ada dalam mtq musabaqah tilawatil quran baik di tingkat daerah ataupun tingkat nasional. Web teks syarhil qur'an_kepemimpinan dalam islam. Ayat di atas menggambarkan tentang seorang ibu yang mengandung anaknya selama 9 bulan dengan susah payah,. NASKAH UNTUK MUSABAQAH SYAHRIL QUR’AN MSQ SMA ISLAM TERPADU NUURUUSSHIDIIQ KOTA CIREBON UKHUWAH SEBAGAI PENEGAK PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarrakatuh إنِ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ Segala puji bagi Allah yang Maha Kuasa, Maha Mencipta dan Maha Sempurna. Berkat kekuasaan-Nya / Dia menciptakan alam semesta, bumi dan isi-nya. Di atas bumi, Dia menciptakan kehidupan untuk kita semua / di negeri Indonesia ini kita diberkati kekayaan alam yang melimpah ruah / Di negeri Indonesia kita ini kita diberikan anugerah berbagai keragaman dari Sabang sampai Merauke / dari Miangas sampai pulau rote / baik keragaman suku bangsa / agama / bahasa / adat / dan sebagainya / semuanya disatukan tanpa perbedaan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia / disatukan oleh falsafah Pancasila dan di atur oleh Undang-undang Dasar 1945. Shalawat serta salam kepada pemuka junjungan kita / Muhammad saw./ sudah selayaknya kita mengikuti sunnah-nya / Shalawat serta salam juga semoga tercurah kepada keluarga / sahabat / dan para pengikutnya. Amin… Dewan juri yang kami hormati Para hadirin, Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah. Bulan lalu / dunia dihebohkan oleh peristiwa penyerangan sekelompok orang yang mengatasnamakan Islamic State IS terhadap kantor Majalah Charlie Habdo dan sebuah pusat perbelanjaan di Paris Spekulasi merebak/ konon penyerangan itu dilakukan sebagai balasan atas olok-olok majalah tersebut yang terhadap Islam. Islam yang kemudian mereka beri cap garis keras / radikal / fundamentalis menjadi sasaran fitnah / dan ramai-ramai dunia mengutuknya. Namun bagaimana dengan saudara kita di Palestina yang terus menerus diserang / didzolimi / dibunuh / dihancurkan. Apakah Kita / Kalian / Dunia mengutuk Israel ? wallahu’alam… Itulah sebuah gambaran dunia yang dihegemoni oleh Barat / dimana perbedaan pandangan serta keyakinan dan atas nama kebebasan kemudian bisa seenaknya mengolok-olok pihak lain yang berbeda. Atas nama kebebasan kemudian dapat menggambarkan sosok nabi Muhammad saw. dengan gambar yang menghinakannya seenaknya. Para Hadirin, Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah. Berbicara mengenai perbedaan dan konflik / tentu Indonesia memiliki perbedaan yang lebih kaya jika dibandingkan Perancis dan negara-negara Timur Tengah. Meskipun berpenduduk mayoritas Islam terbesar di dunia / Indonesia juga memiliki suku bangsa / bahasa yang beragam. Tercatat / kurang lebih 366 suku bangsa serta etnis atau ras dan 250 bahasa daerah. Meskipun agama resmi yang diakui hanya Islam / Protestan / Katholik / Hindu / Budha / dan Kong Hu Chu / namun kurang lebih ada ratusan kepercayaan asli daerah dan paham keagamaan di negeri ini. Meskipun konflik di Indonesia tidak akan meluas dan mendarah-daging seperti yang terjadi di Timur Tengah / namun konflik-konflik tersebut jelas menggambarkan begitu mudahnya masyarakat Indonesia disulut konflik / yang akhirnya dapat meruntuhkan persatuan dan kesatuan bangsa yang sudah sejak awal kemerdekaan Indonesia dibangun sudah payah oleh founding father kita. Berdasarkan uraian yang telah kami sampaikan, Kami tim dari SMA Islam Terpadu Nuurusshidiiq Kota Cirebon pada kesempatan ini insya Allah akan menyajikan materi dengan judul UKHUWAH SEBAGAI PENEGAK PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA. Kajian ini didasarkan pada Surat Al Hujurat 4 ayat 10 yaitu Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. QS Al Hujuraat, 49 10 Para Hadirin, Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah. Coba marilah kita tengok sejenak kondisi bangsa kita ini / konflik sepertinya tidak pernah terlepas dari kehidupan berbangsa serta bernegara / dan konflik dapat dipicu oleh hal-hal konyol seperti dukungan terhadap klub sepak bola dan pemain sepak bola. Tentu kita masih ingat / tahun lalu salah satu suporter sepak bola dari Solo tewas akibat dikeroyok dan dibunuh oleh suporter klub lawannya / kemudian aksi-aksi pengrusakan di beberapa daerah saat klub kebangaannya kalah dan tawuran antar pendukung klub sepak bola. Mari kita ingat lagi / pada pemilihan umum presiden dan wakilnya / dimana aksi dukung mendukung dari kandidat nomor 1 dan 2. Bangsa Indonesia seolah-oleh terbagi menjadi dua kutub / Hubungan pertemanan terputus karena saling ledek / saling hina karena menganggap kandidat jagoannya paling benar dan baik. / Bahkan menurut Wakil Menteri Agama RI / Nasarudin Umar / angka perceraian sebagai akibat pilpres 2014 kemarin mencapai 500 pasangan Konflik lebih besar dan menimbulkan korban jiwa jatuh lebih banyak terjadi antara pengikut ahlussunnah wal jama’ah dengan komunitas Syi’ah di Sampang Madura. Ada sebagian peneliti / menganggap bahwa konflik ini bukan karena perbedaan madzhab / melainkan berawal dari konflik keluarga / yang kemudian merembet ke permasalahan madzhab. Sedangkan pada pihak lain menganggap bahwa / konflik ini disebabkan karena adanya perbedaan-perbedaan mendasar antara paham ahlussunnah wal jama’ah dan Syi’ah. Hingga kini / konflik ini masih dirasakan akibatnya terutama bagi komunitas Syi’ah di Sampang Madura / yaitu adanya pengungsi yang masih menunggu kejelasan tentang relokasi pasca kerusuhan. Para Hadirin, Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah. Itulah sedikit gambaran mengenai kondisi masyarakat Indonesia yang majemuk. Dalam kacamata sosiologi / dalam masyarakat konflik pasti terjadi / Konflik dalam tubuh umat Islam sendiri sudah jauh-jauh hari diprediksi akan terjadi / bahkan semasa rasulullah Muhammad saw. hidup / oleh karena itu seperti yang dinyatakan oleh Sayyid Qutb dalam kitab tafsir fi zilalil qur’an jilid X halaman 406 dan 416 bahwa / Al Qur’an melalui surat Al Hujurat ayat 10 tersebut memberikan petunjuk praktis atau pedoman yang harus dilakukan saat terjadi perselisihan atau konflik diantara kaum muslim. Selain itu, dengan adanya konflik dan dilaksanakannya petunjuk Allah ta’ala tersebut dan kita bertaqwa kepadanya maka insyaAllah kita semua akan mendapatkan rahmat-Nya. Seorang sosiolog terkemuka, Ralf Dahrendorf menyatakan bahwa selain tidak ada masyarakat tanpa konflik / maka ada pula konsensus atau kesepakatan bersama didalamnya. Dalam konteks surat Al Hujurat ayat 10 / kita diingatkan tentang kesepakatan kita yang mengaku menjadi pengikut Rasulullah saw. dengan menyatakan diri bersyahadat laa ilahailallah muhammadur rasulullah” / sebagai seorang muslim. Oleh karena itu, sebagai seorang muslim / kita semua bersaudara dan kesamaan kita semua adalah sebagai seorang muslim yang menjadi hamba Allah / pengikut Muhammad saw. / Sebagaimana Prof. Quraish Shihab menyatakan bahwa faktor penunjang persaudaraan adalah persamaan. Semakin banyak persamaan maka akan semakin kokoh pula persaudaraan. Hadirin yang berbahagia Oleh karena itu, kita sebagai seorang muslim harus terus menerus mengingat dan mencari kesamaan-kesamaan yang ada antara kita dan saudara-saudara kita / bukan terus-menerus mencari perbedaan-perbedaan antara kita dan mereka. Dengan terus menerus mencari perbedaan kelompok lain / maka akan semakin tajam jurang perbedaan antara kita dan mereka / yang akhirnya ikatan persaudaraan kita sebagai seorang muslim / lambat laun akan tertutupi oleh perbedaan-perbedaan yang kita munculkan / dan konflik pun tak terelakan dan perpecahan menjadi dampaknya. Namun, jika kita sibuk mencari persamaan-persamaan diantara kita dan mereka / maka kita akan memahami bahwa kita sama / tidak berbeda / dan akhirnya akan menimbulkan semangat ukhuwwah islamiah / dan meskipun terjadi perselesihan / maka insyaallah akan lebih mudah didamaikan / dan mudah-mudahan kita semua mendapat Rahmat dari Allah ta’ala. Hadirin yang berbahagia Sebagaimana yang diungkapkan sebelumnya / bahwa faktor penunjang persaudaraan/ukhuwah adalah persamaan. Sedangkan konflik sosial disebabkan adanya perbedaan dan perasaan memegang peranan penting dalam mempertajam perbedaan-perbedaan tersebut / sehingga masing-masing pihak / berusaha saling menghancurkan. Adapun penyebab konflik tersebut ialah perbedaan kebudayaan / dan dalam konteks Indonesia / kebudayaan tidak terlepas dari adanya bangsa-bangsa dan suku-suku / Padahal Al Qur’an dalam surat Al Hujurat ayat 13 menyatakan bahwa Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. QS Al Hujuraat, 49 13 Para Hadirin, Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah. Ayat Al Qur’an tersebut mengingatkan kita kembali bahwa ukhuwah / diantara manusia salah satunya disebabkan oleh adanya persamaan pada hal-hal tertentu. Al Hujurat ayat 13 menunjukan / realitas umat manusia di bumi ini tidaklah sama satu dengan yang lainnya / melainkan berbeda-beda / walaupun berasal dari keturunan yang sama yaitu Adam dan Hawwa / atau dari seorang laki-laki dan seorang perempuan. Segala urusan dalam hubungan bermasyarakat hendaknya didasarkan pada prinsip persamaan tersebut. Dalam bermasyarakat / Allah tidak memandang seseorang berasal dari suku Jawa dianggap harus jumawa / suku Sunda dianggap tiada dua / suku Madura dinilai lebih juara / bukan keturunan raja menganggap dirinya paling bersahaja / keturunan bangsawan diagung-agungkan dan menjadi kebanggaan / bangsa Arab dianggap lebih beradab / bangsa kulit hitam dianggap harus ditikam / bangsa kulit putih dianggap tidak pernah tertatih dan sebagainya. Hadirin yang berbahagia Berdasarkan al Qur’an surat Al Hujurat ayat 13 kita disadarkan bahwa / Allah ta’ala bermaksud merubah pandangan kita bahwa manusia itu sama sederajat / yaitu diciptakan dari seorang laki-laki dan perempuan / dari Adam dan Hawwa, dari persamaan itulah kita diikat dalam suatu ukhuwwah insaniah. Dengan kita memandang diri sama dan sederajat / insyaAllah tentu akan terhindar dari konflik. Kemudian setelah kita menyadari bahwa / kita sederajat / maka akan terbuka pikiran kita untuk mengenal suku-suku / serta bangsa-bangsa lain / dan mendapatkan hikmah. Sebagaimana Rasulullah saw. berujar bahwa / “Hikmah itu adalah barang yang hilang milik orang yang beriman / Di mana saja ia menemukannya / maka ambillah.” HR. Tirmidzi. Namun demikian / meskipun setiap manusia diciptakan sama dan sederajat / tetap Allah ta’ala yang berhak menilai seseorang lebih tinggi atau rendahnya derajat kemuliaan kita / atas dasar ketaqwaan. Allah swt berfirman dalam dalam surat Al A’raaf ayat 97 Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. QS Al A’raaf, 7 96 Hadirin yang berbahagia Itulah janji Allah swt. Kepada seluruh penduduk negeri-negeri. / Allah swt menjanjikan akan melimpahkan mereka berbagai kelimpahan berkah / baik dari langit maupun bumi / seperti ilmu, ilham, solusi atau apapun yang berguna bagi masyarakat pada umumnya tafsir annur karya Hasbi Asshidiqqie jilid ke-5. Jika kita sebagai warga negara Indonesia benar-benar beriman / dan bertaqwa kepada Allah ta’ala / tentu akan mendapatkan berbagai solusi dari permasalahan bangsa kita / terutama konflik dan sebagainya dan akhirnya membawa kebaikan bagi bangsa kita / yaitu tumbuhnya kesatuan / dan persatuan bangsa / di tengah kemajemukan yang ada. Namun / jika kita tidak mengindahkan isyarat-isyarat yang Allah berikan / melalui Al Qur’an dan menerapkannya dalam memecahkan masalah umat / terutama bangsa Indonesia / seperti konflik / dan tidak menjaga ukhuwwah baik sesama muslim dan non-muslim / suku dengan suku lain / bangsa dan bangsa lain / maka bersiap-siaplah kita untuk mendaptkan adzab dari-Nya / sebagaimana Allah telah mengadzab kaum-kaum terdahulu. byAF2015 Hayo hayo bersatu-padu Hayo hayo dan seirama Hayo hayo seiman sejalan Berpedoman pada Qur’an Mari galang persatuan Berpedoman pada Qur’anMari galang persatuan — lagu Rhoma Irama judul bersatulah — Sekian Syarah Al Qur’an dari Kami, Ihdinash shiraathal mustaqiim, Wal’afwu minkum akhiirul kalaami wassalaamu’ alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh. 67% found this document useful 3 votes6K views14 pagesOriginal TitleTEKS Syarhil Quran tema 1 dan 3 1.docxCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?67% found this document useful 3 votes6K views14 pagesTEKS Syarhil Quran Tema 1 Dan 3Original TitleTEKS Syarhil Quran tema 1 dan 3 1.docxJump to Page You are on page 1of 14 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 12 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

teks syarhil qur an tentang santri